Progam Revitalisasi SMK Menyiapkan Tenaga Kerja Menengah Yang Trampil Siap Bekerja Dan Berwirausaha

By Team TKJ SMK Yosonegoro 28 Mar 2019, 17:24:54 WIB
Progam Revitalisasi SMK Menyiapkan Tenaga Kerja Menengah Yang Trampil Siap Bekerja Dan Berwirausahatik. Bantuan tersebut tidak lain merupakan wujud untuk mendorong sekolah agar praktek pembelajaran berjalan efisien dan efektif sehingga bisa menghasilkan lulusan SMK yang terampil dan kompeten. Selain itu pula untuk tahun 2019 kita meningkatkan jumlah sekolah yang akan direvitalisasi menjadi 350 sekolah”. Ujar Pak Sutanto. Pak Sutanto pun menambahkan, “Selain itu pula, Kebijakan Program sekolah revitalisasi ini in-line dengan program pembangunan nasional Presiden yang tertera dalam Nawacita dengan fokus pada sektor sektor tertentu seperti kemaritiman, kelautan, pertanian dan sektor lainnya. Hal itulah yang dilakukan oleh kami Dirjen Dikdasmen yang dalam implementasinya dikerjakan oleh Direktorat Pembinaan SMK dengan fokus pada 4 bidang keahlian yaitu kemaritiman, pertanian, pariwisata dan seni dan insustri kreatif. Bidang tersebut menjadi fokus pembangunan SMK sekaligus pula mendukung program Presiden”.
 
“Dalam hal kurikulum, kita juga sudah melakukan penyesuaian terhadap kurikulum industri, dan juga melibatkan industri dalam proses pembelajaran di ruang kelas. Sedangkan terkait dengan kerja sama industri, kita sudah membuatbadan khusus yaitu BKK (Bursa Kerja Khusus) yang walaupun kehadirannya belum maksimal namun ke depan fungsionalitasnya dan kinerjanya akan terus kita tingkatkan. Selain itu pula kita mendorong sekolah untuk memajukan teaching factory di sekolahnya”. Ujar Pak Setditjen Dikdasmen.
 
Terkait dengan guru, standarisasi tingkat pendidikan formal minimal S1 atau D4. Tidak hanya pendidikan formal, tetapi dalam pendidikan ketrampilan juga. Para guru diupgrade kemampuannya dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Semua guru yang mengaja