Progam Revitalisasi SMK Menyiapkan Tenaga Kerja Menengah Yang Trampil Siap Bekerja Dan Berwirausaha

By Team TKJ SMK Yosonegoro 28 Mar 2019, 17:24:54 WIB
Progam Revitalisasi SMK Menyiapkan Tenaga Kerja Menengah Yang Trampil Siap Bekerja Dan Berwirausaha
Program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan bentuk implementasi atas Instruksi Presiden No. 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia. Inpres tersebut melibatkan kerja besar karena melibatkan kerja lintas kementerian dengan tupoksi yang berbeda sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Presiden.
 
Dalam Inpres tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ditugaskan dalam 6 hal yaitu membuat peta jalan revitalisasi SMK, menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi sesuai kebutuhan pengguna lulusan (link and match), meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan SMK, Meningkatkan kerja sama dnegan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha dan Industri, kemudian meningkatkan akses sertifikasi lulusan SMK dan akreditasi SMK serta yang terakhir adalah membentuk kelompok kerja pengembangan SMK. Kesemua arahan Presiden tersebut sudah semua dijalankan dan dikerjakan oleh Direktorat terkait dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Termasuk yang menjadi tugas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, semua sudah dilakukan dengan baik dan terus melakukan progresifitas kerja”, ungkap Sutanto-Sekretaris Jenderal Dikdasmen Kemdikbud.
 
“Tahun 2018 ini terdapat 219 SMK yang fokus untuk dilakukan perubahan besar. Sekolah tersebut mendapatkan intervensi dari pemerintah melalui bantuan pengembangan baik yang sifatnya fisik maupun non fisik. Bantuan fisik yang diberikan seperti contoh adalah pembangunan ruang praktik siswa dan pemberian peralatan prak